Pencurian Uang ATM jenis baru

Maling jaman sekarang… makin canggih aja…

Kamis, 28/02/2008 13:25 WIB
Kartu Ditelan Mesin ATM
Usai Hubungi Customer Service, Uang Sutejo Amblas

Budi Hartadi – DetikSurabaya

Surabaya – Cara unik pencurian uang lewat mesin ATM
mulai terjadi di
Surabaya. Modus baru ini dilakukan dengan cara
menempelkan nomor customer
service palsu bank di luar mesin ATM.

Untuk itu apabila sewaktu-waktu kartu ATM anda
tertelan mesin, anda harus
berhati-hati saat menghubungi customer service
apabila uang anda tidak ingin
dikuras habis.

Modus kejahatan baru ini menimpa Sutejo salah
seorang nasabah Bank Mandiri
Juanda Surabaya. Kejadian yang menimpa karyawan di
perusahaan Merpati
Nusantara Airlines ini terjadi pada, Sabtu 13
Februari 2008 lalu. Karena
kartu ATM tertelan mesin, uangnya sebesar Rp
10.950.000 amblas.

Kepada detiksurabaya. com, Kamis (27/2/2008), Sutejo
yang beralamat di Jalan

Abdul Rachman, Sedati, Sidoarjo menceritakan kisah
yang membuat uang tabungannya ludes berawal saat dia akan mengambil
uang di mesin ATM Bank
Mandiri yang berada di kompleks UFO Tropodo, Waru,
Sidoarjo.

Saat itu sekitar pukul 17.15 WIB, dia bersama istri
dan seorang anknya
bermaksud menarik uang di mesin ATM. Namun saat
kartu dia masukan ke dalam
mesin, bukannya uang yang keluar, namun hanya sebuah
informasi yang
menyatakan kalau mesin saat itu tidak bisa
digunakan.

Namun ungkap Sutejo, setelah dirinya mencoba
membatalkan transaksi, kartu
ATM nya tidak keluar dari mesin. Karena panik kartu
tidak bisa keluar, maka
Sutejo berusaha menghubungi customer service (CS)
Bank Mandiri yang
tertempel di mesin ATM dengan nomor 031-77600336.

“Setelah nomor saya catat, kemudian saya mencari
wartel terdekat menelepon
CS memberitahu kalau kartu ATM tertelan mesin dan
minta agar rekening saya
diblokir,” ungkap Sutejo.

Setelah dirinya berhasil menghubungi CS, kemudian
keluhan Sutejo yang saat
itu diterima seorang pria bernama Doni diminta untuk
menyebutkan nama,
alamat,tanggal lahir, nomor telepon, ibu kandung
serta nomor PIN ATM. “Saya
waktu itu tidak curiga saat ditanya nomor PIN.
Karena panik dan yang minta
petugas CS, ya saya berikan saja,” tambah Sutejo
sambil menghela nafas.

Karena merasa penasaran, sesampai di rumah Sutejo
kembali menelepon CS Bank
Mandiri Jakarta untuk mengabarkan kejadian yang
menimpannya. Lebih kaget
lagi, saat memberitahukan kalau dirinya sudah
melapor ke CS Surabaya dengan
menyebut nomot telepon yang dihubungi, pihak CS
menyatakan kalau nomor yang
telah dihubungi Sutejo itu bukanlah nonor CS Bank
Mandiri Surabaya.

Lebih kaget lagi saat Sutejo menanyakan jumlah saldo
tabungannya yang
tadinya Rp 11 juta, ternyata oleh CS dinyatakan
tersisa Rp 60.637.? “Menurut
petugas CS, waktu itu ATM saya ditarik sebanyak 3
kali saat saya pulang ke
rumah,” ungkapnya.

Setelah mendapat penjelasan dari pihak CS, Sutejo
kemudian melaporkan kasus
yang menimpa dirinya ke pihak kepolisian agar segera
diproses. “Kasus ini
sudah saya laporkan ke pos polisi Tambak Sawah dan
Polsek waru, Sidoarjo,”
ujar Sutejo mengakhiri ceritannya. (bdh/bdh)

~ oleh kemazzz pada Maret 4, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: