Hati-hati! Marak Pemalsuan Situs Internet Banking Indonesia

Monday, 04 February 2008
Image JAKARTA, SENIN-Ternyata, tidak
hanya NIAGA Global@ccess yang dipalsu,
situs internet banking Bank Bukopin juga
dipalsu. Begitu juga situs internet
banking Bank BNI. Modusnya sama,
sejumlah nasabah kedua bank tersebut
mendapat e-mail yang mengatasnamakan
administrator. E-mail itu mengondisikan
nasabah untuk melakukan login ke situs
palsu. E-mail kriminal itu beredar di
akhir tahun 2007 kemarin.

Corporate Communication Bank Bukopin,
Eko Setiadi, yang dihubungi kompas.com,
Senin (4/2), mengakui adanya upaya
penipuan ini. Untungnya, seorang
nasabah Bank Bukopin jeli dan berhasil
mengidentifikasi bahwa situs itu palsu.
“Kami menerima laporan pertama melalui
e-mail dari nasabah kami, Ibu Ajeng,
tanggal 27 Desember 2007,” ungkapnya.

Setelah menerima laporan ini, Bank
Bukopin mengirim informasi melalui
e-mail dan layanan SMS memberitahu
seluruh nasabahnya tentang e-mail dan
situs palsu ini.

“Intinya, kami menegaskan kepada nasabah
kami bahwa Bank Bukopin tidak pernah
meminta nomor ID dan PIN melalui e-mail.
Aturan di kami tegas, system registrasi
nasabah tidak boleh dibuka. Jadi, kalau
seorang nasabah lupa nomor PIN-nya, dia
harus melakukan registrasi ulang,” jelas
Eko.

Ditambahkan, sampai saat ini Bank
Bukopin belum menerima laporan tentang
kerugian yang dialami nasabah. “Kami
mengimbau kepada nasabah untuk waspada.
Jika ada hal yang mencurigakan silakan
hubungi kami,” imbau Eko.

Situs palsu

Seperti situs palsu Bank Niaga, situs
palsu Bank Bukopin pun bercirikan sama.
Mari kita bandingkan. Alamat situs palsu
Bank Bukopin
makeURL(“http://secure.bank2home.com.cn/appbukopin/”,”eHNsL2J1bGxldGluLnhzbA==”);http://secure.bank2home.com.cn/appbukopin/
Sementara alamat situs aslinya
https://secure.bank2home.com/appbukopin/login.jsp

Alamatnya situs palsu dimulai dengan
makeURL(“\”http://\” tanpa huruf \”s\”. Sementara”,”eHNsL2J1bGxldGluLnhzbA==”);”http://” tanpa huruf “s”. Sementara
alamat situs asli dimulai dengan
https://”. Huruf “s” merupakan tanda
bahwa situs tersebut telah dilindungi
oleh enkripsi data.

Tanda kedua, alamat domain situs asli
hanya berakhiran “.com” Sementara domain
situs palsu “.com.cn”.

Sementara itu, pada saat yang hampir
bersamaan beredar pula e-mail palsu yang
mengatasnamakan BANK BNI yang menggiring
nasabah BNI untuk masuk ke situs palsu
yang beralamat di
makeURL(“\”http://lbank-bni.com/directRetail/ibank\””,”eHNsL2J1bGxldGluLnhzbA==”);”http://lbank-bni.com/directRetail/ibank”

makeURL(“Perhatikan alamat depannya, \”http://\””,”eHNsL2J1bGxldGluLnhzbA==”);Perhatikan alamat depannya, “http://”
tanpa huruf “s”. Situs layanan internet
Banking BNI memasang pengumuman agar
nasabah memastikan alamat situs BNI asli.

“PASTIKAN: Alamat web BNI Internet
Banking yang Anda akses adalah
https://ibank.bni.co.id/directRetail/ibank,”
demikian pengumuman itu. (MBK)

Source: Kompas.com

~ oleh kemazzz pada Maret 28, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: